Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home sosok muslim detail berita

Rahasia Wirianingsih Berhasil Didik 11 Anak Jadi Penghafal Al-Quran

Muhajirin Jum'at, 05 Agustus 2022 - 19:00 WIB
Rahasia Wirianingsih Berhasil Didik 11 Anak Jadi Penghafal Al-Quran
Wirianingsih (kiri) bersama salah satu putranya yang hafal Quran dan ribuan hadits, Muhammad Saihul Basyir (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Nama Wirianingsih atau akrab disapa Ibu Wiwi tak asing lagi bagi para penghafal Al-Qur’an di Tanah Air. Wanita kelahiran Jakarta, 11 September 1962 itu berhasil mendidik 11 orang anaknya hafal 30 juz Al-Qur’an. Kini 11 anaknya itu, ada yang menjadi ulama hingga berkarir sebagai profesional di berbagai bidang.

Sejak kecil, Wiwi sudah dekat dengan ilmu agama. Sang ayah termasuk orang disiplin dalam mendidik akhlak anak-anaknya. Sementara, sang Ibu merupakan orang pertama yang mengajari Wiwi membaca Al-Qur’an. Pendidikan dari Sang Ibu itulah yang diterapkan Wiwi saat mendidik 11 anaknya dekat dengan Al-Qur’an.

Wirianingsih sehari-hari bukannya tak ada kesibukan. Istri dari Mutammimul Ula itu aktif di berbagai organisasi. Bahkan, dia pernah menjadi anggota delegasi Indonesia dalam sidang UNCSW ke-51 di New York, Amerika Serikat. Dia dan almarhum suaminya juga merupakan mantan anggota DPR RI.

Baca Juga: Kunci Sukses Saihul Basyir Jadi Bintang Al-Qur'an, Hafal 30 Juz Sejak Kelas 6 SD

Berbagai kesibukan tak membuat Wiwi lalai dari kewajiban sebagai orang tua dalam mendidik anak. Dia berprinsip, pendidikan anak adalah tugas terintegrasi antara ayah dan ibu.

Berkat kegigihan itu, 11 anaknya mampu menjadi penghafal Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam mendidik anak sederhana tapi penuh makna. Dia mencontoh wanita-wanita hebat di balik ulama-ulama besar seperti Imam Bukhari dan Imam As-Suyuthi.

“Yang selalu saya ulang, ini adalah karunia dari Allah. Sama Persis, kenapa Imam Bukhari bisa seperti itu? Imam Suyuti bisa seperti itu? Ulama ulama lain bisa menghafal Al-Qur'an di usia dini?,” kata Wiwi di Islamic Book Fair (IBF), Jakarta, Kamis (4/8/2022) malam.

Wiwi menolak jika disebut sebagai ibu yang menjadikan anak-anaknya penghafal Al-Qur’an. Bagi dia, ibu hanya berperan sebagai pendidik agar anak-anak dekat dengan Allah. Dengan begitu, Allah yang akan memudahkan seseorang untuk menghafal Al-Qur’an.

Baca Juga: Rumus Saihul Basyir Bisa Hafal 30 Juz Al-Quran Sejak kelas 6 SD

“Mengapa seperti itu (11 anak bisa hafal Qur’an?) Jawaban paling singkat, itu adalah kehendak dari Allah Ta’ala, agar agama ini tetap dijaga kesucian dan kemurnian hingga akhir zaman,” ujar Wiwi.

Di sisi lain, Wiwi juga tak ingin berbangga dengan status ibu dari 11 penghafal Al-Qur’an. Menurut dia, menghafal Al-Qur’an hanya satu poin dari pesan inti Rasulullah terkait interaksi dengan Al-Qur’an.

“Pesan Rasulullah, hamilul Quran, para pembawa panji panji Quran, yang selalu dibawa adalah Al-Qur’an. Maka orang orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan syafaat. Hafiz Quran itu keren, tapi sebenarnya adalah hamilul Qur’an,” terang Wiwi.

Dia menjabarkan, ada lima poin hamilul Qur’an. Lima poin itu yakni membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, mengetahui ilmu Al-Qur’an seperti tajwid, tahu sedikit isi Al-Qur’an langsung mengamalkan, menghafal, dan mendakwahkan Al-Qur’an.

“Menghafal itu satu dari lima hamilul Qur’an. Semoga kita menjadi orang yang selalu dekat dengan Al-Qur’an. Di manapun, kedudukan kita berada, entah yang posisi kita sebagai Istri, pejabat, maka jadilah hamilul Qur’an,” ujarnya.

Baca Juga: Ustaz Saihul Basyir: Al-Quran Bukan Hanya Dibaca tapi Juga Solusi Persoalan Manusia

Berkat motivasi itu, Wiwi selalu mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anaknya sejak dini. Menurut dia, pengenalan dan internalisasi nilai Al-Qur’an harus diberikan kepada buah hati sejak masih dalam kandungan.

Dengan membiasakan anak berinteraksi dengan Al-Qur’an, maka itu akan menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sampai akhir hayat. Saat anak dekat Al-Qur’an, maka itu akan membentengi jiwa agar tetap menjadi manusia beriman. Anak akan memiliki akhlak karimah dan ketegasan sikap membendung pengaruh negatif yang marak di tengah masyarakat.

Peran Ayah dan Ibu sangat penting dalam pendidikan anak tersebut. Ayah dan Ibu memiliki peran masing-masing untuk mewujudkan cita-cita mulia dan memuliakan Islam melalui anak.

Dia berpesan, anak merupakan wajah masa depan bangsa dan negara. Maka itu, penting bagi setiap orang tua memberikan pendidikan terbaik agar Indonesia menjadi negara yang mendapatkan keberkahan dari Allah Ta’ala.

Baca Juga: 13 Prinsip Menghafal Al-Quran Seperti Rasulullah dan Para Sahabat

“Anak anak muda adalah trendsetter, masa depan ada di tangan anak muda saat ini. Warna indonesia masa depan, itu bergantung anak muda saat ini. Indonesia baik, maju, dan mulia bersama Al-Qur’an,” pungkas Wiwi.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)